Rupa Darah secara Mikroskopis dan Makroskopis Sebelum dan Sesudah Haemolisis pada Ikan Lele (Clarias batracus)

Authors

  • Wahyu Hidayat Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau,
  • Annisa Meliana Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau
  • Ronal Kurniawan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau https://orcid.org/0000-0003-0000-2316
  • Okta Rizal Karsih Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau
  • Fharisa Nabila Rizvi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.61761/seawarm.3.2.44-47

Keywords:

Clarias batracus, Eritrosit, mikroskopik, Hemolisis

Abstract

Ikan lele termasuk ikan air tawar yang banyak dikembangkan di Indonesia. Hal ini karena memiliki harga yang relatif murah, memiliki rasa daging yang lezat dan mengandung gizi tinggi. Ikan lele juga memiliki beberapa keunggulan seperti dapat melakukan pemijahan, dapat dipelihara dalam kondisi kepadatan yang tinggi, tetap dapat tumbuh meskipun dalam kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan (kandungan oksigen rendah). Tujuan dari pratikum ini adalah untuk agar memperoleh rupa darah secara makroskopis dan mikroskopis sebelum dan sesudah haemolisis pada ikan lele dumbo (Clarias batracus).  Metode Pratikum biologi perikanan kali ini menggunakan metode pengamatan pengerjaan secara langsung yang dilaksanakan di Laboratorium Biologi Perairan di Lingkungan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau. Hasil dari pratikum ini adalah Hasil yang diperoleh mendapatkan Tab A praktikum rupa darah secara mikroskopis dan makroskopis sebelum dan sesudah haemolisis dapat diambil kesimpulan bahwa darah ikan yang dicampurkan dengan larutan tidak membuat sel-sel darah yang ada pada ikan tersebut langsung hilang, namun sel-sel darah ikan tersebut justru masih terlihat. Terlihat dari gambar-gambar yang telah ditampilkan pada bagian hasil, yang bersifat tidak tembus cahaya hanya pada sampel C yang merupakan darah ikan murni.

References

Juanda, S.J., Sianturi, I.T., Kamlasi, Y., & Panuntun, M.F. (2022). Hematologi dan Histopatologi Insang Ikan Lele Hasil Budidaya Pembudidaya Lokal di Noekele, Kabupaten Kupang Timur. Politeknik Pertanian Negeri Kupang.

Lusiastuti, A.M., & Hardi, E.H. (2019). Gambaran Darah Sebagai Indikator Kesehatan pada Ikan Air Tawar. Balai Riset Perikanan Air Tawar Bogor.

Rimalia, A., & Yulius, K. (2021). Diagnosa Darah sebagai Indikator Kesehatan Ikan Betok (Anabas testudineus bloch), Ikan Lele (Clarias batracus) dan Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus). Jurnal Techno-fish, 5(2).

Rousdy, D.W., & Linda, R. (2019). Hematologi Perbandingan Hewan Vertebrata: Lele (Clarias batracus), Katak (Rana Sp.), Kadal (Eutropis Multifasciata), Merpati (Columba livia) Dan Mencit (Mus musculus). Bioma: Jurnal Ilmiah Biologi, 7(1): 1-13

Sihombing, E.V. (2019). Pengaruh Padat Tebar terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Lele (Clarias batracus) dalam Keramba Jaring Apung di Perairan Rawa. Universitas Sriwijaya. Sumatera Selatan.

Wahyuni, O.T. (2021). Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ikan Lele (Clarias batracus) yang Diberi Enzim Fitase pada Pakan Berbahan Nabati Mengandung Asam Fitat. Universitas Sriwijaya. Sumatera Selatan.

Yudhistira, C.D.B.S., Pramono, T.B., & Sukardi, P. (2020). Efektivitas Infusum Daun Durian (Durio zibethinus) sebagai Anestesi Alami Ikan Lele (Clarias gariepinus). Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 4(1): 69-80

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Hidayat, W., Meliana, A., Kurniawan, R., Karsih, O. R., & Rizvi, F. N. (2026). Rupa Darah secara Mikroskopis dan Makroskopis Sebelum dan Sesudah Haemolisis pada Ikan Lele (Clarias batracus). South East Asian Water Resources Management, 3(2), 44–47. https://doi.org/10.61761/seawarm.3.2.44-47

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)