Analisa Pendapatan Rumah Tangga Nelayan Pukat Tepi Pantai Purus Kota Padang terhadap Pengembangan Wisata Pantai

Authors

  • Nola Sapriana Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Sains Universitas Nahdlatul Ulama
  • Murhenna Uzra Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Sains Universitas Nahdlatul Ulama
  • Ira Desmiati Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Sains Universitas Nahdlatul Ulama
  • Siti Aisyah Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Sains Universitas Nahdlatul Ulama
  • Fharisa Nabila Rizvi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.61761/seawarm.3.1.22-31

Keywords:

Biaya Operasional, Pendapatan Nelayan, Purus, R/C Ratio, Purus

Abstract

Indonesia merupakan negara dan juga kawasan yang memiliki potensi produksi ikan yang sangat tinggi dibandingkan dengan negara lain secara global dengan sumberdaya ikan yang melimpah yang tersebar di seluruh perairan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan, struktur biaya operasional, serta dampak pengembangan wisata Pantai Purus terhadap kesejahteraan nelayan pukat tepi di Kelurahan Purus, Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 20 responden nelayan. Analisis yang digunakan meliputi perhitungan pendapatan bersih, analisis efisiensi usaha menggunakan rasio R/C (Revenue-Cost Ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan kotor nelayan sebesar Rp1.300.000 per bulan dengan biaya operasional rata-rata Rp700.000, sehingga pendapatan bersih yang diperoleh hanya sekitar Rp725.000 per bulan. Nilai rata-rata R/C sebesar 2,03, menandakan bahwa setiap pengeluaran Rp1 menghasilkan Rp2,03 pendapatan dan usaha masih tergolong efisien secara ekonomi. Namun demikian, sebagian besar nelayan masih menghadapi keterbatasan modal dan tingginya fluktuasi hasil tangkapan. Pengembangan wisata pantai memberikan dampak positif berupa peluang tambahan pendapatan, diversifikasi usaha, dan perluasan jaringan ekonomi nelayan, tetapi juga menimbulkan dampak negatif seperti meningkatnya biaya operasional, penyempitan ruang tangkap, serta pencemaran lingkungan pesisir. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan terpadu antara sektor perikanan dan pariwisata agar manfaat ekonomi wisata dapat berkelanjutan tanpa mengurangi ruang hidup dan aktivitas nelayan tradisional

References

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2020). Profil Sosial Ekonomi Nelayan Kecil di Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta.

Mandela, H., Zulkarnaini, Z., & Hendrik, H. (2024). The System of Revenue on Fishermen Using Beach Seine. Jisip (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 1(2): 1–11

Nugraha, D. (2021). Model Pemberdayaan Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Wisata Bahari. Jurnal Pengembangan Wilayah dan Pesisir, 5(1): 22–35.

Primyastanto, M., Lestariadi, R.A., & Haris, A.K. (2021). Sustainable Operational Analysis of the Cultivation of Indonesian Thunnus albacares by Bioeconomic Approach. Ribarstvo, Croatian Journal of Fisheries, 79(2): 61–70.

Pusung, M.D., Kumenaung, A.G., & Rorong, I.P.F. (2022). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan di Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 22(2): 76–88.

Rahmah, A., Mardhatillah, I., Damora, A., Muhammad, M., & Nurfadillah, N. (2021). Application of Surplus Production Model to the Yellowfin Tuna Thunnus albacares in the Northern and Western Parts of Aceh Waters. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 869(1): 1–9.

Telaumbanua, Y., Sya’fii, M., & Sirojuzilam, S. (2023). Analisis Potensi Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan di Daerah Kabupaten/Kota Kepulauan di Bagian Barat Sumatera. Jurnal Ilmiah Global Education, 4(2): 907–924.

Usni, M., & Fitri, M.A. (2022). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perikanan Tangkap di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018. Seminar Nasional Hasil Penelitian Kelautan dan Perikanan Tahun 2022, 5587, 113–118.

Uzra, M., & Irwandi, I. (2022). Kajian Pendapatan Nelayan Penangkap Ikan Masa Covid-19 (Studi Kasus di Kecamatan Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat). Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir, 3(3): 14–23.

Uzra, N., & Irwandi, I. (2022). Dinamika Pendapatan Nelayan dan Akses Pasar Hasil Laut di Wilayah Pesisir. Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Sapriana, N., Uzra, M., Desmiati, I., Aisyah, S., & Rizvi, F. N. (2025). Analisa Pendapatan Rumah Tangga Nelayan Pukat Tepi Pantai Purus Kota Padang terhadap Pengembangan Wisata Pantai. South East Asian Water Resources Management, 3(1), 22–31. https://doi.org/10.61761/seawarm.3.1.22-31

Issue

Section

Articles