Distribusi Ikan Tuna Didaratkan di Pelabuhan Samudera Bungus yang di Suplai ke PT. Lintas Laut Samudera
DOI:
https://doi.org/10.61761/seawarm.3.1.1-5Keywords:
Pelabuhan Samudera Bungus, Penangkapan ikan tuna, Thunnus albacaresAbstract
Indonesia sebagai negara maritim memiliki kekayaan sumber daya perikanan yang berlimpah dengan luas lahan akuakultur 28,5.000.000 ha, dapat dijadikan usaha dalam berbagai skala. Dengan luas daerah seperti itu, Indonesia memiliki beraneka ragam jenis kehidupan di laut. Penelitian bertujuan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang industri perikanan serta mendorong peningkatan produksi hasil tangkap ikan tuna secara berkelanjutan. Kegiatan ini tak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga untuk industri perikanan secara keseluruhan, dalam upaya mewujudkan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2024 di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus, yang beralamat di Jl. Raya Padang-Painan KM 16, Bungus Barat, kec. Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan magang meliputi: short course/mentorial dan Praktek langsung, dan studi literatur melalui penelaahan sumber- sumber tertulis yang relevan. Hasil dari kegiatan ini bahwa ikan tuna yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus dan didistribusikan ke PT. Lintas Laut Samudera (LLS) terdiri dari dua jenis utama, yaitu tuna sirip kuning (Thunnus albacares) dan tuna mata besar (T.obesus). Kedua jenis tuna tersebut ditangkap menggunakan alat tangkap pancing ulur dan pancing tonda yang bersifat selektif dan ramah lingkungan. Alur distribusi ikan tuna dimulai dari pelaporan kedatangan kapal, pengurusan dan pemeriksaan dokumen, pembongkaran ikan, hingga pengangkutan ke PT. LLS untuk dilakukan penimbangan serta pengecekan mutu daging ikan. Proses penanganan ikan dilakukan secara hati-hati untuk menjaga kualitas dan nilai jual tuna
References
Anjeli, N., Muqsit, A., Nabiu, N.L.M., Mahfudz, A.A., Ariasari, A., & Suci, A.N.N. (2024). Penanganan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) Hasil Tangkapan Nelayan Pancing Ulur yang Didaratkan di PPS Bungus. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Kelautan dan Perikanan, 2: 191-205.
Cai, J., Lovatelli, A., Aguilar-Manjarrez, J., Cornish, L., Dabbadie, L., Desrochers, A., ... & Yuan, X. (2021). Seaweeds and Microalgae: An Overview for Unlocking Their Potential in Global Aquaculture Development. FAO Fisheries and Aquaculture Circular, (1229).
Darondo, F.A., Halim, S., & Wudianto, W. (2020). Modifikasi Pemberat Hand Line dengan Inovasi Menggunakan Pemberat Batu Beton pada Penangkapan Tuna di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Tangkap, 5(2).
Jaya, I., Kurnia, M., & Firman, F. (2017). Kondisi dan Analisis Kemungkinan Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate. Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, 4(7).
Nugraha, R.B.A., & Kusyanto, D. (2014). Kajian Konsep Fishing Ecoport untuk pengembangan Pelabuhan Perikanan di Indonesia. Jurnal Kelautan Nasional, 9(3): 161-167.
Pratama, M.A. (2025). Proses Penanganan Ikan Tuna di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus. South East Asian Water Resources Management, 2(2): 62-67.
Rahmat, E., & Ilhamdi, H. (2015). Pengoperasian Alat Tangkap Pancing Tonda di Laut Banda yang Berbasis di Kendari. Buletin Teknik Litkayasa Sumber Daya dan Penangkapan, 13(1): 57-61
Sihotang, Y.S.B., Lisna, L., Ramadhan, F., & Magwa, R. J. (2023). Tingkat Efisiensi Waktu Pendaratan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus Sumatera Barat. Jurnal Perikanan Unram, 13(3): 647-658.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fharisa Nabila Rizvi, Muhammad Ibrahim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






