Isolasi Bakteri pada Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Balai Besar Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.61761/seaqu.4.1.26-30Keywords:
Mangrove, Kepiting Bakau, MoltingAbstract
Kepiting bakau (Scylla serrata) merupakan salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi yang banyak ditemukan di kawasan pesisir dan hutan mangrove, terutama di wilayah tropis dan subtropis seperti Indonesia, Filipina, dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Oleh karena itu, untuk menjaga ketersediaan dan keberlanjutan produksi kepiting bakau, diperlukan sinergi antara teknologi budidaya, konservasi ekosistem mangrove, serta regulasi yang berpihak pada keberlanjutan sumber daya pesisir. Kegiatan praktek dilakukan pada bulan Januari s.d. April 2025 bertempat di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPABP) Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah metode secara langsung terhadap objek yang diamati. Dari hasil isolasi dan identifikasi yang dilakukan pada sampel kepiting bakau ditemukan bakteri Vibrio alginoliticus dan V.harveyi
References
Avianto, D., Rachmawati, D. A., & Kembaren, S. R. (2021). Toleransi Lingkungan pada Kepiting Bakau (Scylla serrata). Jurnal Ilmu Perikanan, 12(2): 115–122.
Feriandika, A. (2019). Diagnosa Penyakit Vibriosis pada Organisme Akuatik. Jurnal Akuakultur Indonesia, 18(2): 101–108.
Fitriani, H., Sari, L., & Rahayu, I. (2019). Infeksi Vibrio harveyi pada Kepiting Bakau. Jurnal Penyakit Ikan Tropis, 5(1): 23–29.
Hermawati, Y., Suryani, E., & Prasetyo, D. (2022). Efek Toksik Fenol terhadap Histologi Hepatopankreas Kepiting. Jurnal Biologi Tropis, 22(1): 33–39.
Koniyo, R. (2020). Morfologi Kaki dan Chelipeda Kepiting. Jurnal Zoologi Tropis, 4(1): 15–21.
Nuraini, N., Rahman, A., & Handayani, D. (2015). Pengembangan Budidaya Kepiting Bakau dalam Sistem Silvofishery di Lahan Mangrove. Jurnal Akuakultur Tropis, 3(2): 88–94.
Pasaribu, M. (2021). Penyakit Bakterial pada Kepiting Bakau. Jurnal Akuakultur Patogenik, 6(2): 67–72.
Pratama, R., Rahayu, D., & Lestari, P. (2023). Teknik Isolasi Bakteri Patogen Kepiting. Jurnal Mikrobiologi Akuatik, 11(2): 102–109.
Priyono, B., Khikmah, L., & Aini, N. (2018). Penyakit Vibriosis dalam Budidaya Kepiting. Jurnal Akuakultur dan Penyakit Ikan, 4(2): 59–66.
Rahman, F.M., Irham, M., & Ridha, M. (2015). Studi Habitat dan Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla spp.) di Kawasan Mangrove Pesisir Utara Jawa. Jurnal Ilmu Kelautan Tropis, 7(1): 45–52.
Wulantika, R. (2022). Kelayakan Air Pantai Jepara untuk Budidaya. Jurnal Kualitas Lingkungan Air, 6(1): 33–40.
Zairion, A., Hartono, R., & Alimuddin, A. (2015). Teknologi Budidaya Kepiting Bakau yang Berkelanjutan. Jurnal Budidaya Perairan Tropis, 4(2): 101–108.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Devi Nur Intan Febrianti, Fharisa Nabila Rizvi, Okta Rizal Karsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






