Pemanfaatan Sumber Pangan Akuatik (Blue Foods) dalam Mendukung Program Prioritas Pemerintah Republik Indonesia (Makan Bergizi Gratis) di Provinsi Kepulauan Riau

Authors

  • Fakhri Rakhmatullah Perencana Ahli Muda pada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau

DOI:

https://doi.org/10.61761/seamac.4.1.1-16

Keywords:

Blue Food, Makan Bergizi Gratis, Kepulauan Riau, SPPG Khusus mini, Dapur satelit

Abstract

Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), sebagai provinsi maritim terbesar di Indonesia, memiliki potensi sumber daya blue food yang melimpah, jauh melampaui kebutuhan konsumsi lokalnya. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2023, total produksi ikan Kepri mencapai 351.642 ton, sementara total kebutuhan hanya 170.835 ton, menghasilkan surplus sebesar 180.807 ton. Surplus ini bahkan meningkat pada tahun 2024, di mana produksi mencapai 379.229 ton dengan total kebutuhan 173.263 ton, menghasilkan surplus sebesar 205.966 ton atau setara 218,87%. kondisi geografis kepulauan menyebabkan minimnya infrastruktur logistik mikro yang menghambat penyaluran blue food ke Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Policy paper ini mengusulkan strategi Penerapan Model Logistik MBG Terdesentralisasi dengan Pendekatan Hub-and-Spoke. Strategi ini dirancang untuk mengatasi akar masalah tersebut dengan mendirikan "SPPG khusus mini/ dapur satelit" di titik-titik strategis, memastikan pasokan segar dan efisien dari nelayan di pulau-pulau kecil ke sekolah-sekolah penerima MBG. minimnya infrastruktur logistik blue food lokal menimbulkan kendala signifikan dalam memenuhi kebutuhan Program MBG, sehingga berdampak pada belum optimalnya pemanfaatan blue food lokal. Melalui model logistik yang adaptif ini, Kepri dapat secara efektif memerangi stunting, meningkatkan gizi masyarakat, dan menciptakan ekosistem ekonomi yang berdaya saing dan berkelanjutan.

References

[Bappenas] Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2024). Blue Food Assessment in Indonesia: Booklet Summary. Kementerian PPN/Bappenas.

[Bappenas] Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2024). FINAL_Booklet BFA 2024. Kementerian PPN/Bappenas.

[Bappenas] Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2024). Makan Bergizi Gratis 30 Juni 2025 JKT.pdf. Kementerian PPN/Bappenas.

[Bappenas] Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2025). Juknis MBG 853794336-Juknis-Final-09-April-2025-13.pdf. Kementerian PPN/Bappenas.

[CISDI] Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives. (2025). Policy Paper: Makan Bergizi Gratis - Menilik Tujuan, Anggaran, dan Tata Kelola Program. Centre for Indonesia's Strategic Development Initiatives.

[CISDI] Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives. (2025). Policy Paper: Mengkaji Program Makan Bergizi Gratis Seri Kedua. Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives.

[FAO] Food and Agriculture Organization. (2024). Talkshow 1: Deputi Ekonomi Seminar Pangan Akuatik_Blue Food Value Creation in Indonesia. Food and Agriculture Organization (FAO).

Akoit, M.Y., & Nalle, M.N. (2018). Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Berkelanjutan di Kabupaten Timor Tengah Utara berbasis Pendekatan Bioekonomi. Jurnal Agribisnis Indonesia, 6(2): 85–106

Charles, A.T. (2001). Sustainable Fishery Systems. Blackwell Science.

Damanik, M.R.S., Lubis, M.R.K., & Astuti, A.J.D. (2016). Kajian Pendekatan Ekosistem dalam Pengelolaan Perikanan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 571 Selat Malaka Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Geografi, 8(2): 165–176.

Keputusan Deputi Bidang Penyediaan Dan Penyaluran Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Perubahan Atasrevisi-1 Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Bantuan Pemerintah untuk Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2025 yang dikeluarkan oleh Badan Gizi Negara (09 April 2025), Juknis Final MBG: Pedoman Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. https://openknowledge.fao.org/server/api/core/bitstreams/66538eba-9c85-4504-8438-c1cf0a0a3903/content/sofia/2024/transforming-aquatic-based-food.html (diakses Agustus 2025)

Pauli, G. (2010). The Blue Economy: 10 years – 100 Innovations – 100 Million Jobs. Paradigm Publications.

Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam.

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

Republik Indonesia. (2024). Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional.

Downloads

Published

2026-08-25

How to Cite

Rakhmatullah, F. (2026). Pemanfaatan Sumber Pangan Akuatik (Blue Foods) dalam Mendukung Program Prioritas Pemerintah Republik Indonesia (Makan Bergizi Gratis) di Provinsi Kepulauan Riau. South East Asian Management Concern, 4(1), 1–16. https://doi.org/10.61761/seamac.4.1.1-16